27 September 2010
-Konserto Hujan-
Pada tika ini ia datang lagi.. Lagi, lagi dan lagi..
Tidak akan pernah berhenti..
Dalam konserto ini,
Kita dapat mendengar, pelbagai alunan melodi duniawi..
Tawa dan tangis si anak kecil, jeritan si tua yang meluahkan rasanya..
Tidak akan pernah mati..
Ia hanya akan mati dan terhenti pabila si konduktor terasa lelah,
Perpulanglah pada manusia untuk menilai persembahan ini..
Kerana konserto ini percuma untuk dihayati..
Zarul_Helmy-faz
29 Ogos 2010
Untitle Quote
dan angin menyampaikan salam rindu kita..
Zarul_Helmy-faz
24 Ogos 2010
Kepemergian Ku...

Ku rasakan telah semakin jauh aku berjalan
Bermula dari sebuah dataran rumput yang luas
Hingga ke ruang dataran tandus dan kosong
Aku merasa semakin hilang
Tanpa arah
Tanpa tenang..
Akhiranya..
Datang si tua lalu menyapa..
"Nak telah jauh kau berjalan, Pulanglah..
Belum sampai saatnya untuk kamu kembali.."
Aku... Tersadar dari mimpi....
Zarul_Helmy-faz
Tegurlah Aku..
Sekali sekala, aku juga ingin mendengar kau berkata..
Siapa dia...?
Perlukah Ia...?
Jangan sesekali.....!!!
Sepanjang hidup, aku tidak pernah mendengar kata itu...
Yang terlafaz daripada seorang insan bergelar Hawa...
Kerna sebelum ini, aku tidak pernah merasa
Erti Cinta...
Zarul_Helmy-faz
29 April 2010
-Cinta Pertama-
Aku merasa ada yang hilang,
Tanpa tahu apa yang sudah aku temukan,
Aku merasa menemukan
Tanpa tahu apa yang aku cari
Dan aku seperti masih mencari
Tanpa tahu apa yang sudah hilang
Seseorang yang kita pikir adalah milik kita
Ternyata bukan benar-benar milik kita
Kita memiliki hatinya, tubuhnya dan cintanya
Tapi kita tidak akan pernah memiliki jalan hidup ini
Setiap manusia memiliki ruang kosong dihatinya
Ketika seseorang datang
Dan kita berfikir bahwa dia mengisi ruang kosong itu
Sebenarnya dia hanya berdiri di depan pintu
Dan menyemarkan ruang kosong itu
Ruang kosong di hati kita tetap ada
Dan tidak akan pernah benar-benar terisi...
09 April 2010
-Unknown-

"Tusukan Duri di Dalam Daging itu lebih perit rasanya dari Tikaman pisau yang hadir Dari Belakang... Kerna, tusukan duri itu membunuh secara perlahan berbanding tikaman pisau yang keras dan terus mematikan... Pada si pembunuh, berfikirlah sebelum cuba membunuh... Kerna di sini, tiada siapa ingin dibunuh dan terbunuh..."
Zarul_Helmy-faz
17 Mac 2010
Sebuah Luka..
Sedang Tika Ini,
Aku Sudah Berusaha Untuk Lari Dan Bersembunyi..
Aku Ingin Bebas Dari Semua Itu..
Aku Ingin Terbang, Melayang dan Kemudian Terus Pergi Menghilang..
Tapi Mampukah Aku.. Dengan Luka di Dada Ku..?
Zarul_Helmy-faz
23 Februari 2010
Untitled
02 Februari 2010
Buat Si Bulan...
Jasad terpisah jauh, rasa makin celaru...
Namun tika melhat disinar itu...
Segala rindu bagai bertemu diri mu...
Menghilang rasa sepi, yang berlagu pilu...
Zarul_Helmy-faz
31 Januari 2010
Hujan...
Ia turun bersama seduan angin deras yang melalu,
bagai ingin menerbangkan jasad aku yang sedang bisu...
Rasa sunyi walaupun dalam ramai...
Seakan waktu yang mengalir itu terhenti...
Matahari tidak mampu tersenyum lagi...
Kerna saat itu aku bagaikan.........
Sepi....
Hencari Hati, Membawa Sepi...
Dengan Harapan agar diiringi pelangi, yang terbit di kala sinar pagi...
Tetapi perginya diri ku...
Tanpa membawa hati...
Jiwa kosong, Naluri ku hilang...
Hanya jasad yang mencuba untuk terbang...
Kekiri diri ku buntu, Ke kanan diri ku rindu...
Yang ada hanyalah...
Sepi...
Zarul_Helmy-Faz
29 Januari 2010
Cintanya Sang Adam...

Rasa cinta itu sukar untuk dilafazkan...
Terutama pada diri si sang Adam yang tidak pasti dengan halnya...
Tatkala ia melafazkan rasa cinta pula, beribu bebanan yang di bahunya...
Rasa sepi, sunyi, dan debar melanggar dirinya...
Akhirnya,
Sang Adam melafazkan rasa cintanya...
Namun rasa cinta yang dilafazkan itu bagai tidak bertemu dengan destinasinya...
Bagai si buta yang kehilangan tongkatnya...
Ia menanti sang Hawa untuk menjemputnya...
Zarul_Helmy-Faz
17 Januari 2010
Bila Aku Jatuh Cinta

Bila aku jatuh cinta.. Ia seperti kiub ais..
Menjentik rasa kebas berpanjangan..
Rimas tapi bererti, Gementar tapi gembira..
Penghujungnya rasa takut dan harapan,
Pabila aku dicintai,ia seperti tangan sejuk yang menyentuh, menyenangkan tapi ngeri,
Rasa tidak selesa walaupun aman
Akhirnya, aku masih sendiri...
16 Januari 2010
Erti Sebuah Air Mata 2...
dan kembali jugalah ku melihat ke dalamnya...
Rasa hati, ingin lagi menemui dua butir airmata yang telah dahuluinya ku temui...
Sang air mata yang jernih, dan...
Si air mata yang yang membawa sayu...
Di situ,
aku menanti, menanti dan terus menanti...
agar dapat ku megintai ceritera antara mereka...
"bagai yang meninggalkan dan yang ditinggalkan..."
Setelah aku menanti, menanti dan lelah menanti...
Sang air mata jernih membawa sayu tidak juga kembali...
Mungkin butir air mata itu, membawa kisah mereka bersama arus yang melalu itu...
Tiada siapa yang tahu akhiran ceritera antara mereka,
Hanya mereka yang mengerti kisah di antara mereka....
Zarul_Helmy-Faz
29 Disember 2009
Takdir
Bila mungkin ada tawa, cuba untuk bersabarlah
Kerna air mata tidak abadi,
Ia akan hilang dan berganti~~
Dan bila mungkin hidup hampa dirasa,
Mungkinkah hati rindukan dia
Kerna hanya dengan-Nya hati tenang
Damai jiwa dan raga~~
07 September 2009
Jauh...
–faz-
25 Ogos 2009
Tawa Si Sang Putera
Senyum dari dirinya si sang putera, sukar untuk di lafazkan..
Saat waktu dirinya tersenyum pula, sukar untuk dimengerti hatinya..
Tapi, apa yang pasti....
Senyum dan tawanya, adalah untuk mentari yang menyinari harinya....
12 Julai 2009
Dari Seorang Sahabat

Di saat kita nikmati kebersamaan.. Banyak hal berlalu begitu saja.. Keceriaan, gelak-tawa.. Semuanya mengalir begitu saja.. Waktu yang tersedia seolah tak mampu untuk menampungnya.. Begitu cepat berlalu, berlari seolah tak mahu berhenti.. Kenangan-kenangan itu tak terasa pergi meninggalkan semua kegembiraan, keceriaan dan gelak tawa.. Satu persatu kenangan itu hilang sekelip mata.. Ada sederet senyum, saat terlintas memori yang dulu kala.. Kenapa kegembiraan itu harus pergi..? Tidak searah dengan langkah kaki..? Bila ini semua mampu terulang kembali..? Semua yang pernah kita jalani.. Hari demi hari, waktu demi waktu.. Tatkala kita lalui semuanya bersama.. Banyak hal yang pernah terjadi.. Kerna itulah hidup yang kita miliki kadang benci, kesal dan kecewa.. Juga senang, hormat dan sayang.. Sungguh luar biasa apa yang telah kita lalui bersama.. Inikah pemberian tak ternilai dari Sang Kuasa?
Ya Allah… Lindungilah insan yang kucintai ini..
-Terima Kasih Sahabat –
Kerna Kau Selalu Ada Bila Aku Memerlukan
30 April 2009
Erti Sebuah Air Mata...
Di sebuah sungai yang jernih aku telah berdiri, Lalu aku merenung ke dalamnya... Di dalamnya, aku melihat ada dua butir air mata yang berkilau jernih membawa sayu.... Lalu aku menyapa pada salah satu dari dirinya........
“Wahai si air mata yang jernih, dari siapakah diri mu yang suci itu luruh...?”
Lalu si air mata itu berkata...
“Wahai insan yang sunyi, diri ku ini telah luruh dari hati seorang anak gadis yang telah kehilangan seorang sahabat yang senentiasa ada bersamanya...”
Aku terdiam, lalu aku bertanya pula pada sebutir air mata yang berada di sisinya...
“Wahai si air mata sayu, bagaimana pula dengan diri mu...?”
Lalu si air mata itu berkata...
“Wahai insan yang sepi, diri ku ini telah luruh dari hati seorang anak adam yang bersembunyi kerna dirinya terpaksa menerima kepemergian seorang sahabat yang sentiasa memberi sinar padanya...”
-faz-
19 April 2009
Sepi...
26 Februari 2009
Dalam Aku...
hati nya.., tiada bersamanya.. rindu nya semakin jauh darinya.., apa yang ada.., hanyalah senyuman dalam duka.. Insan ini amat merindui kisah silamnya, kisah bersama insan yang bergelar sahabat padanya, kisah bersama insan yang bergelar keluarga baginya... Tapi kini, insan ini semakin sepi.., semakin sepi dibawa oleh angin mimpi.. mungkin dirinya semakin melupakan, atau mungkin dirinya semakin dilupakan.. kerinduan insan ini, semakin hari semakin jauh... pada ruang, tika, tempat dan masa yang lalu... mungkin ini kah penghujungnya bagi cerita seorang pencari sepi.. insan ini akan terus di sini...
Zarul_Helmy-faz-
Kehampaan Hati
Deras hujan yang turun... aku menangis, memeluk bayangmu...
Derai airmataku... membasuh hati, kerna ku terluka kau tinggalkan aku...
Cinta putih yang tlah kau beri, namun ia tak sempat kau ungkapkan...
Kerna ia tlah mengisi kehampaan, hatiku disini...
Sejernih embun pagi tlah luruh menetas di dedaunan..
Namun tika itu, ku tangisi kepergian mu cinta...
kutangisi pemergian mu kasih...
-faz-
28 Oktober 2008
Bumi Ini
Bumi ini apakah daku punyai
Mengapa selalu sesak nafas kurasa
Sempit ruang dalam kamarku yang pengap
Tak bisa gapai, tangan kekar mengekang
Aku yang hina namun tetap manusia
Sama makan nasi dan meminum air
Jangan terinjak kaum papa mengiba
Kutuliskan ini untuk mengingatkan
Bumi ini apakah daku punyai
Mengapa terpisah cintaku dengannya
Cinta yang ada dalam hatiku ini
Tak tergapai karna kasta yang berbeda
Tentang Kita
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, sehari bagaikan seminggu, seminggu bagaikan sebulan, sebulan bagaikan setahun, begitulah pantasnya putaran detik masa berlalu bak lintasan kilat yang menyambar dihujan hari. Semalam yang ditinggalkan tiada kembali lagi, hanya nostalgia mengamit minda. Esok yang mendatang, entah milik siapa, yang pastinya akan terkubur jua. Begitulah, lumrah hidupnya insan dipesada yang tiada abadi. Namun, bani insan masih lena diulik mimpi-mimpi sementara yang menyeronakkan tanpa menghiraukan lautan selimut dosa dan pahala yang menyelimuti diri.
Dunia hari ini, tak seindah dunia dulu. Anak-anak kecil bagaikan kapal tanpa nahkoda hanyut entah kemana. Dibiarkan membesar bersama arus ketamadunan tiada sempadan tanpa dibajari dan disirami nur keimanan dan ketaqwaan. Sedangkan ibu- bapa hanyut bersama pembangunan dunia material tanpa mengendahkan sekelumit waktu untuk si kecil.
Muda- mudi berterbangan bagaikan merpati sejoli terbang ke sana- sini mengikut rentak bayu yang menjijikan tanpa menghiraukan perangkap dosa yang mendatang. Permata berharga dibiarkan hancur dek kerakusan nafsu yang menyeronokkan. Lantas tiada siapa yang peduli, rintihan suara kecil yang tak berdosa dibiarkan bagaikan sampah di jalanan.
Yang berkuasa memejamkan mata tanpa menghiraukanya, hanya lontaran janji- janji manis bermain dibibir yang penuh dengan sandiwara. Harta kekayaan bangsa terus dimamah satu persatu bagaikan singa kelaparan tanpa menoleh depan dan belakang.
Suara-suara kebenaran terus ditenggelamkan bersama arus kebencian. Islam hanya bermain dibibir, dijaja kesana kesini bagaikan akulah perjuang Islam yang terulung sedangkan dihati ternampak kebencian yang nyata. Begitulah lagak binatang bertopengkan manusia yang penuh dengan sandiwara menjijikkan.
Entah!!, sampai bilakah ianya akan berakhir,entah!!, siapakah yang akan membelanya, bangkitlah dari lenamu wahai perjuang- perjuang kebenaran, walaupun ketitisan darah terakhir. Pastikan keagungan Islam bersinar kembali bersama sinarnya mentari pagi..
Dari Pena - Okultika Hymnology
25 Oktober 2008
Harapan

Satu kisah terindah adalah pabila diri kita diberikan sebuah pengharapan…
Seperti diri ku…
Aku juga pernah diberikan sebuah pengharapan, dan pengharapan tersebut amat bermakna buat ku kerna ia membuatkan aku lebih hidup dan merasa kewujudan ku di bumi ini..
Tanpa ku sedari kini...
Semakin lama semakin jauh pengharapan itu berlalu...
Semakin hilang ia meninggalkan ku...
aku semakin tidak pasti..
Tapi...Apa yang ku pasti...
Pengharapan yang kau beri, telah membawa aku ke alam ini...
-faz-
-dari sahabat buat seorang sahabat-
-Di tujukan kpd Mazlyana Sakdom-
Dalam Seni Ku Ini
Dalam seni ku ini tidak akan wujud kekeliruan
Segala yang salah akan jadi betul
Tidak akan ada yang hilang atau mati
Dunia ini akan dilihat dari pelbagai sinar
Dalam seni ku ini semua manusia akan menyanyi riang
Yang hilang akan ditemui dan si mimpi akan terus bermimpi
Inilah tempat mangsa kekejaman bangun dan bergembira
Yang bertuah akan melihat dunia dari birai matanya
Maka dengarlah panggilan ku ini jika kau mendengar
Siapa yang mahu kedunia ku marilah
Tawaran akan sentiasa terbuka selagi hidup
Masuklah……
Dan akhirnya, kau akan sedar diri mu di dengari…………
-faz-
